Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz hanya mencapai 17 persen dari rata-rata sebelum konflik dalam tujuh hari terakhir. Hingga 14 Agustus, hanya 151 kapal yang melintas melalui jalur perairan vital tersebut. Pernyataan Presiden AS Donald Trump akan menetapkan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran ditanggapi keras Teheran. Selat Hormuz telah menjadi fokus perang sejak 28 Februari, dengan 56 laporan kerusakan kapal dan 18 insiden serangan proyektil di perairan. Rute alternatif Oman bagian selatan masih berisiko tinggi. Blokade angkatan laut AS masih berlaku namun tercatat satu kapal Iran masuk dan satu kapal keluar dalam tujuh hari terakhir. Kapal berbendera Panama dan Liberia paling sering melintasi, masing-masing 12 kapal. Jenis kapal paling sering adalah tanker produk minyak. Angka ini meningkat dari 4 persen minggu sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 21.10
Respons Klaim Trump, Iran Beri Jawaban Terbaru soal Selat Hormuz
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.35
Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
Berita terkait
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24
Trump Tolak Tawaran, Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Selat Hormuz
kumparan · 27 September 2026 pukul 19.00
Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS
kumparan · 27 September 2026 pukul 04.00
Trump Pertimbangkan untuk Melenyapkan Seluruh Negara Iran
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 08.31