Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz hanya mencapai 17 persen dari rata-rata sebelum konflik dalam tujuh hari terakhir. Hingga 14 Agustus, hanya 151 kapal yang melintas melalui jalur perairan vital tersebut. Pernyataan Presiden AS Donald Trump akan menetapkan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran ditanggapi keras Teheran. Selat Hormuz telah menjadi fokus perang sejak 28 Februari, dengan 56 laporan kerusakan kapal dan 18 insiden serangan proyektil di perairan. Rute alternatif Oman bagian selatan masih berisiko tinggi. Blokade angkatan laut AS masih berlaku namun tercatat satu kapal Iran masuk dan satu kapal keluar dalam tujuh hari terakhir. Kapal berbendera Panama dan Liberia paling sering melintasi, masing-masing 12 kapal. Jenis kapal paling sering adalah tanker produk minyak. Angka ini meningkat dari 4 persen minggu sebelumnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait