Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa kebijakan tekanan dan ancaman AS berisiko menggagalkan upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Pernyataannya disampaikan dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Kirgistan, sementara ketegangan antara AS dan Iran terus memuncak. Pezeshkian menuding AS tidak memenuhi komitmen dalam Nota Kesepahaman Islamabad, sekaligus menyoroti ketiadaan jaminan penegakan yang efektif. Sebelumnya, Presiden AS Trump mengancam akan menyerang "dengan keras" setelah Iran melakukan serangan rudal ke pangkalan AS di Yordania. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, juga mengecam tindakan agresi AS terhadap Iran, termasuk serangan dan ancaman yang menargetkan seluruh kepentingan strategis negaranya. Ketegangan ini semakin memperparah kondisi yang sudah tegang di kawasan, sekaligus menimbulkan kekhawatirkan akan eskalasi lebih lanjut yang dapat merusak stabilitas ekonomi dan keamanan global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait