Iran Ejek AS Memohon Bantuan Sekutu usai Kalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyatakan Amerika Serikat memohon bantuan kepada sekutu-sekutunya pasca kegagalan dalam negosiasi gencar senjata. Ia menuding AS berada di ambang kekalahan dengan utang publik mencapai USD40 triliun untuk pertama kalinya. Trump mengancam akan melancarkan 'D-Day ekonomi' terhadap negara yang membantu atau berbisnis dengan Iran, namun Gharibabadi menilai strategi AS gagal serta mengganti ancaman militer dengan 'perang ekonomi'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.30
Presiden AS Donald Trump Umumkan Perang Ekonomi Total Lawan Iran
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.37
Iran Sudah Babak Belur Dihajar Amerika, tetapi Mengklaim Punya Senjata Rahasia
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.22
IRGC: Iran Siapkan Senjata Presisi Lebih Dahsyat jika Perang Pecah
Berita terkait
Sekjen PBB Guterres desak Iran-AS kembali ke meja perundingan
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.38
6 Syarat Ini Diminta Iran dari Trump untuk Buka Selat Hormuz
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.14
Menlu Iran Sebut AS Mengemis untuk Lanjutkan Negosiasi
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.56
Iran Tuntut AS Penuhi 5 Syarat Agar Selat Hormuz Dibuka Lagi
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 22.14