Iran Ejek AS Memohon Bantuan Sekutu usai Kalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyatakan Amerika Serikat memohon bantuan kepada sekutu-sekutunya pasca kegagalan dalam negosiasi gencar senjata. Ia menuding AS berada di ambang kekalahan dengan utang publik mencapai USD40 triliun untuk pertama kalinya. Trump mengancam akan melancarkan 'D-Day ekonomi' terhadap negara yang membantu atau berbisnis dengan Iran, namun Gharibabadi menilai strategi AS gagal serta mengganti ancaman militer dengan 'perang ekonomi'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.30
Presiden AS Donald Trump Umumkan Perang Ekonomi Total Lawan Iran
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.48
Menlu Aragchi Yakin Sanksi Ekonomi Terbaru AS ke Iran Pasti Gagal
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Presiden: Posisi Iran Kuat dan Bermartabat di Mata Dunia
Berita terkait
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24
Iran Siap Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari Jika AS Kurangi Tekanan Militer dan Cabut Blokade
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.28
Trump Buka Pintu Negosiasi, Iran Justru Mengancam: Tidak Ada Pembicaraan!
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 16.07
Iran Tolak Lakukan Pembicaraan dengan AS untuk Hentikan Perang
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.48