Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk membahas perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, sebagaimana dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA) pada Minggu, 2 Agustus. Panggilan ini diyakini terjadi sebelum Trump membatalkan rencana serangannya ke Iran. Dalam percakapan tersebut, Pangeran MBS menekankan perlunya memprioritaskan dialog untuk meredakan ketegangan dan meminta semua pihak berusaha keras mencapai gencatan senjata demi solusi diplomatik. Ia juga menekankan bahwa solusi diplomatik harus memberikan hasil positif dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan serta mencegah konflik yang lebih luas.

Selain itu, kedua pemimpin meninjau hubungan kerja sama bilateral antara kedua negara. Trump kemudian mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah sepakat untuk menunda serangan baru terhadap Iran, dengan syarat kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung berbulan-bulan dapat dicapai secepatnya. Trump menyatakan bahwa AS "sudah siap untuk melawan Republik Islam Iran," tetapi menambahkan bahwa Teheran dan negara-negara Timur Tengah lainnya telah memintanya untuk menunda serangan. Berdasarkan permintaan ini, Trump setuju untuk membatalkan serangan demi kepentingan masa depan dunia dan kelangsungan hidup Iran yang sukses dan makmur, asalkan bisa segera membuat DEAL, seperti yang ditulisnya di platform Truth Social.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait