Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk membahas perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, sebagaimana dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA) pada Minggu, 2 Agustus. Panggilan ini diyakini terjadi sebelum Trump membatalkan rencana serangannya ke Iran. Dalam percakapan tersebut, Pangeran MBS menekankan perlunya memprioritaskan dialog untuk meredakan ketegangan dan meminta semua pihak berusaha keras mencapai gencatan senjata demi solusi diplomatik. Ia juga menekankan bahwa solusi diplomatik harus memberikan hasil positif dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan serta mencegah konflik yang lebih luas.
Selain itu, kedua pemimpin meninjau hubungan kerja sama bilateral antara kedua negara. Trump kemudian mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah sepakat untuk menunda serangan baru terhadap Iran, dengan syarat kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung berbulan-bulan dapat dicapai secepatnya. Trump menyatakan bahwa AS "sudah siap untuk melawan Republik Islam Iran," tetapi menambahkan bahwa Teheran dan negara-negara Timur Tengah lainnya telah memintanya untuk menunda serangan. Berdasarkan permintaan ini, Trump setuju untuk membatalkan serangan demi kepentingan masa depan dunia dan kelangsungan hidup Iran yang sukses dan makmur, asalkan bisa segera membuat DEAL, seperti yang ditulisnya di platform Truth Social.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 15.41
Ini Detail Permintaan MBS untuk Memohon Trump Batalkan Serangan ke Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 10.52
Trump Umumkan AS dan Israel Batal Serang Iran Besar-besaran, Ini Alasannya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Berita terkait
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17
Ancaman Trump dan Masa Depan Diplomasi Iran
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.34
Netanyahu Bantah Dikte Trump soal Iran
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 14.25
Sempat Serang Irak, Menhan Arab Saudi Kini Sebut 'Tetangga Tercinta'
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.12