Iran Desak Pejabat AS Tinggalkan Timur Tengah, Minta Trump Akui Kekalahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Parlemen Iran, Ali Nikzad, mendesak pejabat dan militer Amerika Serikat untuk segera meninggalkan Timur Tengah. Iran mengklaim posisi militer AS semakin terdesak akibat serangan terhadap pusat-pusat komando strategis, yang menurut mereka telah menghancurkan wibawa militer Washington di kawasan tersebut.
Nikzad menyatakan bahwa tekanan konflik telah berdampak buruk pada kondisi psikologis prajurit AS, termasuk peningkatan kasus depresi dan bunuh diri. Iran meminta Presiden AS mengakui kekalahan dan menarik diri guna mencegah kerusakan reputasi internasional yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 19.35
Serangan Balasan Iran Percepat Rencana AS Menarik Diri dari Timur Tengah
Detik.com · 9 September 2026 pukul 18.16
Mendidih, AS Akan Terus Serang Kapal-kapal Tanker Iran!
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.15
Harga Minyak Dunia Mepet US$100 usai Iran Serang Aset Militer AS
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Berita terkait
Trump Mulai Ubah Istilah 'Perang' Iran jadi 'Konflik Militer'
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 14.00
Iran Ingatkan Negara Jadi Tameng Pertahanan AS: Akan Dilalap Api Perang!
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.09
Yordania Lindungi Pangkalan AS dari Serangan Iran, 18 dari 20 Rudal Dicegat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 22.53
Tak Ingin Perang Selesai, Iran Bakal Paksa AS Tetap Saling Serang
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.40