Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Media Iran Olok-olok Trump setelah Batal Serang Teheran Besar-besaran

Media Iran mengejek Presiden AS Donald Trump setelah ia membatalkan rencana serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Fars News Agency menyebut Trump 'bodoh' dan membandingkannya dengan 'seekor tikus', sementara Mehr News Agency menulis bahwa Trump mundur dari ancaman kosongnya. Media Iran menilai ancaman militer AS lebih dimaksudkan untuk memengaruhi negosiasi ketimbang representasi rencana operasional nyata.

Trump mengumumkan pembatalan serangan demi mengupayakan kesepakatan dan menyatakan negosiasi dengan Iran akan dimulai Senin (3/8/2026). Ia mengklaim Iran tidak ingin diserang karena telah melihat persiapan serangan yang akan terjadi. Pembatalan ini memicu reaksi tajam dari berbagai media Iran yang menganggap keputusan Trump sebagai bentuk kelemahan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait