Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Kutuk Keras Serangan Gabungan AS-Arab Saudi ke Irak

Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi di beberapa wilayah Irak. Dalam pernyataan yang dirilis pada 29 Juli 2026, Iran menyebut serangan ini sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional Irak dan pelanggaran hukum internasional, serta mengklaimnya sebagai bagian dari ambisi AS dan Israel untuk memperluas konflik di kawasan Asia Barat.

Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak melaporkan setidaknya 20 petempur tewas dan 32 lainnya terluka. PMF, aliansi bekas kelompok paramiliter yang kini terintegrasi ke angkatan bersenjata Irak, menyatakan serangan menargetkan pangkalan mereka di tujuh provinsi, termasuk Baghdad, Nineveh, dan Basra, menyebabkan kerusakan material.

AS dan Arab Saudi mengklaim serangan sebagai respons terhadap serangan drone dari Irak yang menargetkan pasukan AS dan fasilitas minyak Saudi. Otoritas Saudi menyalahkan kelompok pro-Iran di Irak atas serangan drone tersebut. Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan AS terhadap Irak untuk melucuti senjata kelompok bersenjata pro-Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait