Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Saudi Panaskan Perang Arab, Bantu AS Serang "Antek" Iran di Irak

Arab Saudi bersama Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melancarkan serangan udara gabungan terhadap markas Popular Mobilisation Forces (PMF) di Irak pada Rabu (29/07/2026). Serangan menewaskan delapan anggota PMF dan melukai empat orang lainnya. Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan serangan itu sebagai respons atas serangan drone yang menyasar fasilitas minyak Saudi di Provinsi Timur dan Riyadh. Saudi menegaskan drone diluncurkan dari Irak oleh milisi yang bersekutu dengan Iran, namun menekankan tidak menginginkan eskalasi konflik lebih luas.

Milisi PMF mengecam serangan sebagai pelanggaran kedaulatan Irak dan eskalasi berbahaya bagi stabilitas keamanan. Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi dijadwalkan berkunjung ke Arab Saudi pada Kamis setelah sebelumnya memerintahkan pengusutan terhadap pelaku serangan drone ke fasilitas minyak Saudi. Militer Irak menegaskan komitmen untuk mencegah wilayahnya digunakan sebagai basis serangan terhadap negara tetangga.

Sebaliknya, Islamic Resistance in Iraq yang tergabung dalam persekutuan milisi pro-Iran membantah keterlibatan dalam serangan ke Saudi dan menyebut tuduhan Saudi sebagai rekayasa. Mereka mengancam akan memberikan respons keras terhadap tindakan Saudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait