Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran, Oman sepakati rute pelayaran Selat Hormuz, tunggu komitmen AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada Jumat (28/8) bahwa Teheran telah menyepakati rute pelayaran melalui Selat Hormuz dengan Oman. Pembukaan kembali selat tersebut bergantung pada kepatuhan Amerika Serikat (AS) terhadap komitmen berdasarkan Memorandum Islamabad yang ditandatangani pada Juni, termasuk pencabutan sanksi, pelepasan aset, dan pengakhiran konflik di Lebanon. Dewan Keamangan Nasional Iran mencapai konsensus dengan 12 dari 13 anggota mendukung kesepakatan ini.

Sebagai bagian dari perjanjian, sanksi di sektor perbankan dan petrokimia telah dicabut, dan Iran telah mengekspor sekitar 90 juta barel minyak. Negosiasi terkait pelepasan dana sebesar 300 miliar dolar AS sedang berlangsung, dengan diskusi juga dilakukan bersama Qatar dan Uni Emirat Arab. Namun, proyek-proyek investasi tidak dapat dilanjutkan selama konflik masih berlanjut.

Pezeshkian menegaskan bahwa Iran saat ini berada dalam kondisi perang, dengan jalur transportasi terblokir dan pasokan bensin terancam. Pemerintah belum memutuskan kenaikan harga bensin, tetapi satu usulan yang dipertimbangkan adalah kenaikan ke level ketiga seharga sekitar 10.000 toman untuk konsumsi di atas kuota reguler. Upaya efisiensi energi juga sedang dipertimbangkan, termasuk penggunaan transportasi umum dan elektrifikasi kendarakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait