Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya

Iran dilaporkan sedang menyiapkan daftar target baru yang lebih luas jika Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menyerang lagi. Menurut sejumlah sumber internal yang memberikan informasi kepada Financial Times, target yang dipertimbankan tidak hanya terbatas di Timur Tengah, tetapi juga dapat mencakup fasilitas militer AS di Eropa, termasuk Pangkalan Udara Bezmer di Bulgaria dan pangkalan udara Inggris di Siprus yang sebelumnya diserang drone pada Maret lalu. Selain itu, jaringan kabel optik bawah laut di Selat Hormuz juga menjadi bagian dari pertimbangan serangan Iran sebagai respons terhadap ancaman militer AS.

Ketegangan antara Iran dan AS semakin meningkat setelah berakhirnya masa negosiasi 60 hari yang ditandatangani pada Juni lalu. Negosiasi tersebut belum berhasil membuka kembali Selat Hormuz yang masih diblokade. Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei juga memperkuat posisi kelompok garis keras dengan menunjuk tokoh-tokoh baru di sektor keamanan dan militer. Di sisi lain, Trump menyatakan tidak ada komunikasi sedang berlangsung dengan Iran, yang memperbesar risiko eskalasi konflik.

IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) telah memberikan peringatan keras bahwa jika konflik penuh terjadi, Iran akan memperluas target serangan di luar aset strategis di Timur Tengah. Serangan udara yang dilancarkan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania, yang menewaskan tiga tentara AS, menjadi bukti kemampuan Teheran dalam menjangkau target jarak jauh. Namun, tidak ada laporan konfirmasi bahwa rudal Iran berhasil mencapai Pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia yang berjarak lebih dari 4.000 kilometer dari Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait