Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz

Militer Amerika Serikat secara diam-diam membantu kapal tanker minyak berlayar melintasi Selat Hormuz, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS. Operasi ini telah berlangsung selama beberapa minggu, memungkinkan sekitar 20 kapal untuk masuk dan keluar dari Teluk Persia melalui jalur aman di sepanjang pantai Oman. Setiap hari, sekitar 10 juta barel minyak transportasi melalui jalur ini, meskipun volume ini sekarang sekitar setengah dari sebelum konflik. Operasi ini dipantau oleh Markas Besar Angkatan Darat AS di Fort Bragg, North Carolina, dengan dukungan mitra regional di Teluk. Kapal-kapal ini berangkat setiap malam sesuai jadwal yang ditentukan, termasuk kapal tanker kosong yang kembali ke Teluk dari Laut Arab.

Konflik ini dimulai pada 28 Februari lalu, diikuti dengan penandatanganan memorandum damai antara Teheran dan Washington pada 18 Juni. Namun, gencatan senjata tidak bertahan lama. Pada 8 Juli, Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian gencatan senjata, dan sejak saat itu pasukan AS telan melakukan serangkaian serangan terhadap Iran. Sebagai tanggapan, Iran menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah. Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga AS menghentikan campur tangannya. Se hari kemudian, Trump menyatakan AS akan menjadi 'penjaga' Selat Hormuz dan memulihkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait