Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Amerika Serikat secara diam-diam membantu kapal tanker minyak berlayar melintasi Selat Hormuz, menurut laporan Axios yang mengutip dua pejabat AS. Operasi ini telah berlangsung selama beberapa minggu, memungkinkan sekitar 20 kapal untuk masuk dan keluar dari Teluk Persia melalui jalur aman di sepanjang pantai Oman. Setiap hari, sekitar 10 juta barel minyak transportasi melalui jalur ini, meskipun volume ini sekarang sekitar setengah dari sebelum konflik. Operasi ini dipantau oleh Markas Besar Angkatan Darat AS di Fort Bragg, North Carolina, dengan dukungan mitra regional di Teluk. Kapal-kapal ini berangkat setiap malam sesuai jadwal yang ditentukan, termasuk kapal tanker kosong yang kembali ke Teluk dari Laut Arab.
Konflik ini dimulai pada 28 Februari lalu, diikuti dengan penandatanganan memorandum damai antara Teheran dan Washington pada 18 Juni. Namun, gencatan senjata tidak bertahan lama. Pada 8 Juli, Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian gencatan senjata, dan sejak saat itu pasukan AS telan melakukan serangkaian serangan terhadap Iran. Sebagai tanggapan, Iran menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah. Pada 12 Juli, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga AS menghentikan campur tangannya. Se hari kemudian, Trump menyatakan AS akan menjadi 'penjaga' Selat Hormuz dan memulihkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.53
Ketua Parlemen Iran Tuding AS Cekik Teheran Demi Konsesi Ilegal
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.05
Trump Klaim Selat Hormuz, Iran 'Caplok' California
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 03.30
80% Kapal Pilih Jalur Oman, Apakah Iran Sudah Kehilangan Kendali di Selat Hormuz?
Berita terkait
AS Bisa Mempertahankan Blokade Laut Terhadap Pelabuhan Iran Tanpa Batas Waktu
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 09.00
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran janjikan serangan lebih dahsyat jika AS kembali gempur Teheran
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 21.17
Trump Tolak Proposal Akhiri Perang, Ini Respons Iran
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.59