Iran Tak akan Izinkan Koridor Pelayaran Kedua di Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran secara tegas menolak pembukaan koridor pelayaran kedua di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan oleh Mayor Jenderal Mohsen Rezaei yang menegaskan bahwa Iran tidak akan mengizinkannya dalam kondisi apa pun, bahkan jika itu berarti harus menyerang kapal perang atau pasukan militer asing. Ia juga mengklaim bahwa banyak kapal kini mengindahkan peringatan Iran, sementara kapal yang didorong oleh Amerika Serikat mengalami kerusakan dan memutuskan untuk berbalik.
Penolakan ini konsisten dengan sikap Iran selama berbulan-bulan konfrontasi dengan AS. Meski demikian, lalu lintas pengiriman maritim melalui selat strategis seperti Hormuz dan Bab al-Mandeb dilaporkan tetap stabil pada awal pekan ini di tengah ketidakpastian negosiasi antara AS dan Iran. Data dari pemantau lalu lintas maritim Kpler menunjukkan volume kapal yang melintas di Bab al-Mandeb tidak mengalami perubahan signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.25
Iran-Oman Capai Kesepakatan Soal Pelayaran Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.00
Kabar Baik Dunia, Perang AS-Iran Sebentar Lagi Berakhir
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.21
Trump Bercerita tentang Kejadian saat AS Hendak Melakukan Serangan Besar-besaran
Berita terkait
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27
Jepang Desak Iran Menjamin Keamanan Selat Hormuz tanpa Jatah Preman
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.33
Tak Percaya Iran, Trump Tegaskan AS Kuasai Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.10
UEA: Rudal Iran Serang Kapal Tanker Minyak ADNOC di Selat Hormuz
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 06.21