Trump Bercerita tentang Kejadian saat AS Hendak Melakukan Serangan Besar-besaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa rencana serangan besar-besaran terhadap Iran sempat diurungkan karena masih ingin mencapai kesepakatan. Berbicara di hadapan pendukungnya di Las Vegas, Trump mengatakan AS telah mempersiapkan serangan terbesar sejak Perang Dunia II dan telah menyerang Iran dengan sangat keras dalam beberapa bulan terakhir. Namun, serangan utama dibatalkan karena masih ada peluang negosiasi.
Trump menuturkan bahwa pihak Iran sempat menelepon dan meminta serangan tidak dilanjutkan serta mengajak berunding, meskipun Iran kemudian menyangkal pernah menyampaikan hal tersebut. Trump menilai Iran menghormati AS. Pada 2 Agustus, Trump membenarkan pembatalan rencana serangan karena kesepakatan penyelesaian masih belum difinalisasi. Garis besar kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz serta penyelesaian isu program nuklir Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 11.00
AS Ancam Serang Iran, Negara Teluk Bisa Gelap Gulita
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 15.57
Gejolak Baru di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket Nyaris 4%
Berita terkait
Trump Disebut Tawarkan Keringanan Sanksi-Pencairan Aset Iran, Benarkah?
Detik.com · 29 September 2026 pukul 15.35
Harga Minyak Dunia Kompak Menguat Usai Donald Trump Tolak Proposal Perdamaian
JawaPos · 28 September 2026 pukul 08.00
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24
Trump: AS Mungkin akan Serang Gunung Pickaxe di Iran dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 10.11