Iran Umumkan Hadiah Rp 534 Juta untuk Bunuh atau Tangkap Tentara AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Iran mengumumkan hadiah uang senilai US$30.000 (setara Rp 534 juta) bagi siapa saja yang berhasil membunuh atau menangkap tentara Amerika Serikat. Kepala Angkatan Darat Iran Amir Hatami menyatakan hadiah tersebut akan digandakan jika dilakukan oleh seorang perempuan. Pengumuman ini disiarkan oleh kantor berita pemerintah Iran, IRNA, dan diumumkan pada Senin (17/8/2026).
Perang antara Iran dan AS dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel menyerang Iran. Konflik berlangsung selama hampir 40 hari sebelum gencatan senjata diberlakukan pada bulan April, diikuti upaya perundingan perdamaian yang gagal pada bulan Juni. Sejak itu, kedua negara masih saling serang secara sporadis, terutama di wilayah Iran selatan dan sekitar Selat Hormuz.
Hatami juga menegaskan kembali seruan Iran agar AS meninggalkan kawasan Timur Tengah, dengan menyatakan bahwa AS tidak lagi memiliki izin untuk memasuki Teluk Arab, Teluk Oman, atau Selat Hormuz. Tidak ada detail mengenai lokasi atau waktu kapan aksi pembunuhan atau penangkapan tentara AS diharapkan terjadi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.25
Garda Revolusi Iran Klaim 200 Pesawat Musuh Ditembak Jatuh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.30
Bocor! Iran Diam-diam Siapkan Perang Lebih Besar Lawan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Berita terkait
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
Analis: China Kian Berpengaruh terhadap Kapabilitas Militer Iran dan Pakistan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 13.44
Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.50
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30