Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jadi Korban Deepfake AI, Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos ke Bareskrim

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melaporkan 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri terkait penyebaran video hoaks yang diduga menggunakan teknologi deepfake AI. Video tersebut memanipulasi suara dan wajah Yandri sehingga tampak seolah-olah ia memerintahkan penutupan warung dan toko di desa untuk kepentingan Koperasi Desa Merah Putih. Laporan ini disampaikan pada 29 Juli 2026 oleh penasihat hukum Yandri, Juanda, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Pihak Mendes PDT menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak pernah dilontarkan oleh Yandri dan justru bertolak belakang dengan visi sebenarnya dari program Koperasi Desa Merah Putih yang bertujuan mendukung usaha desa, UMKM, dan badan usaha milik desa. Sekretaris Kementerian Desa Taufik Madjid menjelaskan bahwa konten hoaks ini didukung oleh teknologi AI sehingga suaranya sangat menyerupai Yandri, namun sepenuhnya dipalsukan. Seluruh 73 akun yang tersebar di berbagai platform telah diserahkan ke Dittipidsiber Bareskrim Polri untuk ditelusuri lebih lanjut. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adex Yudiswan, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini masih dalam proses telaah petugas.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait