Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendes Yandri Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Dilaporkan ke Bareskrim

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melaporkan 73 akun media sosial yang diduga menyebarkan video hoaks berbasis deepfake AI ke Bareskrim Polri. Video tersebut menampilkan wajah dan suara Yandri seolah-olah ia menyatakan bahwa warung dan toko di desa akan ditutup setelah hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Namun, Sekretaris Jenderat Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid menjelaskan pernyataan tersebut tidak benar dan justru bertentangan dengan tujuan KDKMP yang ingin memberdayakan warung, UMKM, dan badan usaha milik desa. Laporan ini disampaikan sejak 29 Juli 2026 dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Dewan Penasihat Mendes PDT, Juanda, menegaskan bahwa laporan ini diajukan oleh Yandri dalam kapasitas pribadi, bukan sebagai menteri. Ia menyatakan bahwa kasus ini berkaitan dengan dugaan penyebaran berita bohong, menyesatkan, dan pencemaran nama baik. Pihak Kementerian Desa dan PDT menyerahkan proses penanganan perkara kepada Bareskrim Polri sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan harapan penyidik dapat segera mengungkap pihak yang membuat dan menyebarkan video tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait