Korban Video Hoaks, Mendes PDT Yandri Susanto Adukan 73 Akun Media Sosial ke Bareskrim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mendes PDT Yandri Susanto melaporkan 73 akun media sosial yang diduga menyebarkan video hoaks berupa deepfake AI ke Bareskrim Polri pada 29 Juli 2026. Sekretaris Jenderal Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid menjelaskan bahwa video tersebut menggunakan teknologi AI untuk meniru wajah dan suara Yandri Susanto, dengan narasi keliru mengklaim bahwa warung-warung kecil di desa akan ditutup akibat kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pernyataan ini tidak pernah disampaikan oleh Yandri Susanto dan merupakan informasi yang tidak benar. Sebaliknya, pihak Yandri menegaskan bahwa KDKMP justru bertujuan untuk mendukung dan mengembangkan warung, UMKM, serta BUMD di desa melalui kolaborasi dengan koperasi. Laporan ini kemudian diikuti dengan kunjungan kembali ke Bareskrim Polri pada 13 Agustus 2026 untuk menanyakan perkembangan kasus ke Direktorat Tindak Pidana Siber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.41
Mendes Yandri Jadi Korban Deepfake, 73 Akun Dilaporkan ke Bareskrim
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 06.00
Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos soal Hoaks Kopdes ke Bareskrim
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.32
Jadi Korban Deepfake AI, Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos ke Bareskrim
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.45
Hoaks! Video penggerebekan markas berita penyebar hoaks MBG
Berita terkait
Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Medsos ke Bareskrim Polri
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 02.30
Mendes Yandri Ajak UMKM Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.03
Isu Demo Besar Agustus, Bappisus Ingatkan Bahaya Deepfake
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 06.58
Bappisus Minta Warga Tak Asal Percaya Info di Medsos, Bicara AI-Deepfake
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.06