Jadi Tulang Punggung, Hilirisasi Sumbang 30% Total Investasi di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sektor hilirisasi menyumbang 30% dari total realisasi investasi Indonesia. Pada tahun 2025, investasi nasional mencapai lebih dari US$ 120 miliar dengan tumbuh 12,7% dan menyerap 2,7 juta tenaga kerja. Semester I 2026, investasi mencapai US$ 61 miliar (7,2% tumbuh tahunan) dan membuka 1,45 juta lapangan kerja.
Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan hilirisasi kunci pembangunan ekosistem industri terintegrasi meliputi pertambangan, pengolahan, manufaktur, energi bersih, dan teknologi. Dalam elektrifikasi, Indonesia mengoperasikan dua pabrik sel baterai milik Hyundai, CATL, dan IBC sejak Agustus 2026. Saat ini 1 dari 6 mobil baru dijual di Indonesia listrik, dan lebih dari 2/3 dirakit di lokal.
Pada Semester I 2026, investasi hilirisasi mencapai Rp 300,1 triliun (29,7% dari target tahun) dengan pertumbuhan 6,9% YoY. Sektor mineral mendominasi dengan Nikel Rp 71 triliun, Bauksit Rp 53,8 triliun, Tembaga Rp 37,4 triliun. Sektor perkebunan dan kehutanan Rp 54,4 triliun (kelapa sawit Rp 29,5 triliun), minyak dan gas bumi Rp 35,4 triliun, serta perikanan Rp 3,8 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 14.00
Airlangga Akui Vietnam Jadi Pesaing RI dalam Merebut Investasi
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 12.37
Airlangga Bidik Investasi Hilirisasi Rp3.800 Triliun dalam 4 Tahun
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 15.45
Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Ekonom Minta Bahlil Selesaikan Masalah Hambatan Investasi
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 15.32
Hashim Nilai Masa Depan RI Cerah, Ekonomi Tumbuh hingga Tak Terlibat Konflik
Berita terkait
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25
Ada Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rosan Buka Suara
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 13.43