Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Jakarta Bond dan Masa Depan Pembiayaan Daerah

Obligasi daerah pertama Indonesia dari DKI Jakarta senilai Rp5,6 triliun direncanakan diterbitkan pada 2027-2028 untuk proyek infrastruktur seperti LRT Manggarai-Dukuh Atas, rumah sakit, pengendalian banjir, sekolah, dan rumah susun. Dana didukung oleh PAD Jakarta Rp51,22 triliun (63% pendapatan daerah) dan regulasi ketat UU HKPD, PP, PMK, POJK yang membatasi utang 75% pendapatan umum serta DSCR minimal 2,5 kali. Transfer pusat ke Jakarta turun 57% dari Rp26,14 triliun (2025) menjadi Rp11 triliun (2026), mendorong kebutuhan pendanaan. Risiko gagal bayar minim karena Jakarta termasuk 5 provinsi dengan IKF tertinggi (72,72). Namun, kegagalan obligasi daerah di empat provinsi lainnya dipengaruhi prosedur kompleks, kapasitas rendah, dinamika politik, dan literasi keuangan. Keberhasilan Jakarta menjadi fondasi pasar obligasi daerah Indonesia yang belum pernah ada sejak 1945, mirip dengan pengalaman Japan di mana chihosai menjadi kategori kedua terbesar setelah JGB.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait