Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Janji Beri Kejutan ke AS, Iran Andalkan Teknologi Militer Baru

Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, juru bicara angkatan bersenjata Iran, menyatakan bahwa militer Iran telah lebih kuat dengan mengadopsi strategi perang asimetris dan teknologi pertahanan buatan dalam negeri. Ia memperingatkan bahwa agresi terhadap Iran akan ditanggapi dengan "teknologi militer baru" dan menegaskan bahwa rudal serta pesawat nirawak Iran telah menjadi lebih canggih. Posisi Iran kini dinilai lebih baik dibandingkan masa sebelumnya dalam menghadapi ketegangan dengan AS dan Israel.

Shekarchi menjelaskan bahwa pendekatan asimetris Iran bertujuan menangkal senjata berat mahal dengan peralatan pertahanan yang lebih murah namun efektif. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menekankan bahwa fokus pertemuannya dengan Presiden Masoud Pezeshkian di Sidang Umum PBB ke-81 adalah untuk memaparkan dan mempertahankan syarat Iran agar jalur perairan strategis dapat dibuka kembali.

Pernyataan ini muncul sekaligus Iran mengumbarkan kesiapan militer sambil menegaskan komitmennya dalam diplomasi internasional, terutama terkait isu jalur perdagangan dan keamanan di wilayah yang strategis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait