Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Jaringan Uang Palsu Semakin Meresahkan Rakyat, DPR Minta Polri Berantas Habis Pabriknya

Jaringan pembuatan uang palsu (upal) yang beroperasi di Sidoarjo hingga Karanganyar telah dibongkar Polri dengan penyitaan Rp 300 juta. Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, meminta Polri segera berantas habis pabrik uang palsu tersebut karena peredaran upal mengancam stabilitas ekonomi dan masyarakat. Sebelumnya, Polri juga menggerebek pabrik upal di Tangerang Selatan dengan barang bukti Rp 36 miliar. Upal tidak hanya dirugikan masyarakat, tetapi juga berpotensi mendanai kejahatan lain seperti pembelian barang haram, pendanaan huru-hara, dan senjata. Jika dibiarkan, dampaknya dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap rupiah serta menjadi modal utama kejahatan lain.

Berita terkait