Jepang Desak Iran Menjamin Keamanan Selat Hormuz tanpa Jatah Preman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mendesak Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk menjamin pelayaran bebas dan aman di Selat Hormuz tanpa biaya tambahan, dalam panggilan telepon bersama pada Rabu. Takaichi menekankan pentingnya menurunkan eskalasi ketegangan militer dan meredakan situasi, terutama seiring Iran yang melanjutkan dialog dengan negara-negara terkait untuk membuka Selat Hormuz. Ia juga meminta kelompok Houthi di Yaman untuk menahan diri agar situasi di Selat Bab Al-Mandeb tidak membesar. Takaichi menyampaikan dukungan untuk kembali ke perundingan antara Amerika Serikat dan Iran berdasarkan Memorandum Islamabad, termasuk isu nuklir, serta menyerukan de-eskalasi melalui diplomasi. Selain itu, ia mendesak Iran segera menyelesaikan kasus warga negara Jepang yang dibebaskan dengan jaminan di Iran pada April lalu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 13.20
Menlu Jepang Kunjungi Arab Saudi-Oman Pekan Depan Bahas Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 21.30
Intelijen AS Sebut Iran Alihkan Prioritas dari Program Nuklir ke Selat Hormuz
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 15.24
Trump disebut "bercanda" soal deklarasi Selat Hormuz jadi wilayah AS
Berita terkait
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Iran dan Oman Sepakati Peta Rute Pelayaran di Selat Hormuz
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.00
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Iran Tegaskan Belum Mau Lanjut Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata 60 Hari Tak Ada
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.30