Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Perkuat Militer, Penyintas Bom Atom Beri Peringatan

Pada peringatan 81 tahun pengeboman atom Hiroshima, para penyintas dan aktivis Jepang menyuarakan kekhawatiran akan penguatan militer negara tersebut. Mereka khawatir langkah-langkah seperti peningkatan anggaran pertahanan, peleluasaan ekspor senjata, dan revisi terhadap komitmen nonnuklir dapat mengikis warisan pasifisme konstitusional Jepang yang terbentuk pasca-Perang Dunia II. Pada 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima, menewaskan hampir 80.000 orang, diikuhi dengan pengeboman di Nagasaki tiga hari kemudian. Para hibakusha, sebagian besar sudah berusia seperti Masashi Ieshima (84) dan Takako Nakamura (73), berupaya menyampaikan pesan kemanangan senjata nuklir sebagai ancaman nyata, bukan sekadar kenangan sejarah. Mereka menekankan pentingnya empati dan dialog global untuk mencegah penggunaan kembali senjata massak tewas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait