Jepang Perkuat Militer, Penyintas Bom Atom Beri Peringatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada peringatan 81 tahun pengeboman atom Hiroshima, para penyintas dan aktivis Jepang menyuarakan kekhawatiran akan penguatan militer negara tersebut. Mereka khawatir langkah-langkah seperti peningkatan anggaran pertahanan, peleluasaan ekspor senjata, dan revisi terhadap komitmen nonnuklir dapat mengikis warisan pasifisme konstitusional Jepang yang terbentuk pasca-Perang Dunia II. Pada 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom atom di Hiroshima, menewaskan hampir 80.000 orang, diikuhi dengan pengeboman di Nagasaki tiga hari kemudian. Para hibakusha, sebagian besar sudah berusia seperti Masashi Ieshima (84) dan Takako Nakamura (73), berupaya menyampaikan pesan kemanangan senjata nuklir sebagai ancaman nyata, bukan sekadar kenangan sejarah. Mereka menekankan pentingnya empati dan dialog global untuk mencegah penggunaan kembali senjata massak tewas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 21.30
Korut Panas, Adik Perempuan Kim Jong Un Ancam Jepang
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 15.30
Jepang Uji Coba Tomahawk, Adik Perempuan Kim Jong-un: Kita Harus Buat Mereka Menyesal
Berita terkait
Rusia Kecam Rencana Latihan Militer Gabungan AS-Jepang-Australia
VOI · 2 September 2026 pukul 06.00
Korut Kecam Rencana Latihan Militer AS-Jepang-Korsel Sebagai Spionase Udara
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 20.00
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.39
Jepang Perkuat Militernya, Adik Kim Jong Un Murka!
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.49