Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Perkuat Militernya, Adik Kim Jong Un Murka!

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mempertanyakan kebijakan militer Jepang yang semakin agresif. Dalam pernyataan resmi melalui KCNA, Kim menuduh Jepang "bertransformasi menjadi negara perang" seiring Tokyo meningkatkan pengeluaran militer dan mengadakan latihan militer bersama AS di Filipina. Pernyataannya merujuk pada uji coba rudal Tomahawk baru Jepang dan rencana penguatan pasukan militer di Pasifik.

Pemerintah Jepang membenarkan langkah militernya sebagai respons terhadap "ancaman" dari China, Rusia, dan Korea Utara. Menteri Pertahanan Jepang menekankan perlunya peningkatan militer dengan "rasa urgensi dan krisis". Pada 2025, pengeluaran militer Jepang mencapai US$62,2 miliar (1,4% PDB), tertinggi sejak 1958. Kim Yo Jong memperingatkan bahwa "jika keturunan militerisme Jepang merebut senjata mematikan, sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi".

China juga menyampaikan kekhawatiran terhadap "militerisme baru" Jepang, terutama setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan dukungan terhadap aksi militer AS jika China menyerang Taiwan. Hubungan ketegangan ini memunculkan kekhawatiran eskalasi militer di kawasan Pasifik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait