Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Mural Mitologi Iran Ancam Tentara AS akan Tenggelam di Teluk Persia

Pemerintah Iran kembali menampilkan ancaman keras melalui mural raksana di Teheran yang memperingatkan tentara AS akan tenggelam di Teluk Persia. Mural terbaru, muncul di Lapangan Revolusi Islam pada 15 September, menggambarkan pahlawan Persia menghantam kapal induk AS dengan pesan "Dari Teluk Persia kekuatan baru bangkit" dan "Tentara Setan akan ditenggelamkan di Teluk Persia." Mural ini muncul beberapa hari setelah papan iklan lain yang menampilkan tentara AS mengangkut peti mati berselendang bendera AS dengan tulisan "Siapkan peti mati kalian." Fenomena papan iklan provokatif ini bertambah sejak konflik AS-Israel melawan Iran pecah pada Februari lalu, dengan beberapa menggambarkan Donald Trump dan keluarganya dalam peti mati serta Gedung Putih yang terbakar.

Laporan pertama dari pengawas pemerintah AS mengenai konsekuensi perang Iran, yang diungkapkan oleh NBC News, mengakui adanya kekurangan persenjataan canggih meskipun Pentagon membantah kekurangan amunisi. Presiden Donald Trump menegaskan melalui media sosial bahwa AS sedang memproduksi senjata dalam kuantitas rekor dan mengirimkannya setiap hari ke Timur Tengah. Laporan Inspektur Jenderal Pentagon yang mencakup periode 1 April hingga 30 Juni mengonfirmasi bahwa serangan Iran telah menghancurkan ratusan bangunan di instalasi AS yang tersebar di Kuwait, Bahrain, Qatar, Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, hingga Yordania.

Di sisi lain, kondisi ekonomi Iran tetap sulit dengan inflasi ekstrem dan ketidakpastian akibat sanksi AS dan konflik militer. Media pemerintah Iran melaporkan serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz yang menewaskan satu orang. Badan pengawas nuklir PBB juga melaporkan lonjakan aktivitas di situs nuklir Pickaxe Mountain, memicu ancaman serangan militer dari Donald Trump. Pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain dikabarkan rusak parah akibat serangan Iran, sementara rudal juga menghantam pangkalan udara di Yordania.

Peristiwa ini diliput 5 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait