Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kaspersky: Asia Pasifik Dihantam 75 Juta Serangan Siber pada Paruh Pertama 2026

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melaporkan bahwa kawasan Asia Pasifik mengalami 75 juta serangan siber pada paruh pertama tahun 2026, tercatat dari Januari hingga Juni. Dari total tersebut, Kaspersky berhasil mendeteksi dan memblokir 3,4 juta serangan backdoor, 2,4 juta serangan pencuri kata sandi, serta 250.000 insiden ransomware. Semua serangan ini berasal dari sumber daring yang diarahkan ke wilayah Asia Pasifik.

Kepala Unit Riset Kaspersky GReAT untuk kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah, Sergey Lozhkin, memperingatkan bahwa pelaku kejahatan siber kini semakin memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi pengintaian, mempercepat pengembangan malware, dan meningkatkan skala serangan. Ia menegaskan bahwa sedikitnya penurunan pada beberapa kategori serangan tidak berarti lanskap ancaman di kawasan ini melemah.

Kaspersky juga menyoroti bahwa Asia Pasifik masih menjadi target utama kelompok Advanced Persistent Threat atau APT, yaitu kampanye siber canggih yang bertujuan mencuri informasi sensitif atau melakukan spionase dalam jangka panjang. Dari 12 negara yang paling sering menjadi target APT secara global, lima di antaranya berada di Asia Pasifik, yakni China, India, Myanmar, Pakistan, dan Vietnam. Kaspersky saat ini memantau lebih dari 900 kelompok APT di seluruh dunia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait