Kasus Ebola di Kongo Capai 6.757, Korban Meninggal 3.267 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) mencatat 6.757 kasus terkonfirmasi Ebola dengan 3.267 kematian sejak awal wabah, dilaporkan oleh Institut Nasional Kesehatan Masyarakat RD Kongo (INSP). Dalam 24 jam terakhir, tercatat 71 kasus baru dan 41 kematian. Wabah ini terus berlanjut dengan tingkat kematian yang tinggi. Di tengah peningkatan kasus, dukungan internasional diperkuat. Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika (Africa CDC) menerima bantuan dana sebesar 106 juta dolar AS (sekitar Rp1,85 triliun) dari Inggris untuk penanganan wabah Ebola di RD Kongo dan negara sekitarnya. Dana tersebut digunakan untuk operasi lapangan di RD Kongo dan Uganda guna menekan penyebaran virus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengirim 70.000 dosis vaksin Ebola Ervebo ke RD Kongo pada 20 Agustus untuk perlindungan tenaga kesehatan dan uji klinis. Meski vaksin belum mendapat izin resmi untuk jenis baru Ebola Bundibugyo, data laboratorium menunjukkan potensi perlindungan. Upaya vaksinasi dan dukungan internasional diharapkan membantu memperkuat respons kesehatan masyarakat dan menekan penyebaran Ebola di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.02
Ledakan Ebola di RD Kongo Capai 6.757 Kasus
Berita terkait
Wabah Ebola RD Kongo Melampaui 5.000 Kasus dengan 2.000 Lebih Kematian
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.12
Korban Meninggal Akibat Wabah Ebola di Kongo Tembus 3.000 Orang
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.05
Wabah Mematikan Tembus 5.000 Kasus: Tak Terkendali-Belum Ada Obatnya
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 05.30
6.757 Kasus Ebola di Kongo, Hampir Setengah Berakhir dengan Kematian
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 20.44