Wabah Ebola RD Kongo Melampaui 5.000 Kasus dengan 2.000 Lebih Kematian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wabah Ebola Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) telah melampaui 5.000 kasus terkonfirmasi dengan lebih dari 2.320 kematian, tersebar di enam provinsi: Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Bas-Uele, dan Tshopo. CDC Afrika memperingatkan bahwa wabah ini berpotensi menjadi wabah Ebola paling mematikan dalam sejarah jika laju penyebarannya tidak segera dihentikan. Rasio kematian mencapai hampir 50 persen, dengan rata-rata satu korban meninggal setiap 30 menit. Wabah ini dinyatakan pada 15 Mei dan telah melampaui ekspektasi terburuk pihak berwenang kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.30
Virus Mematikan Menggila! 2 Ribu Orang Tewas-100 Kasus dalam 24 Jam
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.02
Tewaskan 2.325 Orang, Ebola di Kongo Catat Kematian Tertinggi dalam Sejarah
Berita terkait
Wabah Ebola Kini paling Mematikan di Kongo, Korban Jiwa Lampaui 2.300
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.18
Menteri Bohong Bilang Terkendali, Satu Negara Mencret Parah
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.10
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Ke Permukiman Warga di Rajabasa Lampung Selatan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 16.38
Inovator Teknologi Kesehatan Wajib Mendapat Apresiasi, Daftarkan di Sini!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.20