KDM Bikin Sayembara Tangkap Begal, Wamendagri Minta Tak Lompati Koridor Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya merespons langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang menggelar sayembara berburu begal dan jambret. Bima mengingatkan kepala daerah untuk tetap berada dalam koridor hukum dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH). Ia menekankan patroli sebagai kunci utama kehadiran pemerintah dan aparat di lapangan, serta inovasi seperti sayembara tidak boleh melemahkan penegakan hukum. Sebelumnya, KDM mengumumkan sayembara bagi warga Jawa Barat yang mampu melumpuhkan pelaku kejahatan jalanan seperti maling, copet, dan jambret, lalu menyerahkannya ke polisi dalam keadaan hidup. Hadiah yang disiapkan bervariasi dari Rp5 juta hingga Rp50 juta tergantung risiko dan aksi penangkapan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 18.50
Dikritik Yusril dan Pigai, Dedi Mulyadi Sebut Sayembara Tangkap Begal Cegah Main Hakim Sendiri
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 16.40
Wamendagri soal Sayembara Begal KDM: Jangan Langsung Lompat ke Inovasi
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 14.50
Membaca Fenomena Vigilante, Main Hakim Sendiri di Bali hingga Morowali
Berita terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Rekam Dalaman Rok Siswi di Subang Dipecat
kumparan · 30 September 2026 pukul 18.14
Disomasi Farhat Abbas Soal Sayembara Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Kata Pak Prabowo...
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 08.20
Nasib Dadang Penghuni TPU Pandu Bandung Jadi Perhatian Dedi Mulyadi
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 16.30
Ratusan Orang Ditangkap terkait Kebakaran Hutan, Motifnya Tak Terduga
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.01