Kebutuhan Listrik Diprediksi terus Naik imbas Industrialisasi dan Kendaraan Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi diproyeksikan meningkatkan kebutuhan listrik Indonesia dalam beberapa dekade mendatang. Menurut Lisa Tinschert dari GIZ Energy Programme, sektor industri akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan permintaan listrik. Selain industri, pusat data, bangunan, dan kendaraan listrik juga menjadi sumber permintaan energi baru yang sulit diproyeksikan. Elektrifikasi transportasi dan penggunaan peralatan listrik seperti kompor listrik di rumah tangga juga diperkirakan menambah beban listrik nasional.
Lisa menekankan bahwa pemeratan kebutuhan listrik tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas pembangkit. Efisiensi energi juga perlu menjadi bagian dari strategi untuk menghadapi pertumbuhan permintaan, sekaligus membantu menekan emisi. Menurutnya, peningkatan efisiensi dapat mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa harus diikuti peningkatan konsumsi listrik yang seimbang.
Rachmat Kaimuddin dari Danantara Development Management Fund menambahkan bahwa fleksibilitas sistem kelistrikan perlu tercermin dalam desain pembiayaan energi. Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya, misalnya, perlu diikuti kesiapan jaringan dan penyesuaian pola konsumsi agar produksi listrik siang hari dapat terserap. Indonesia juga memiliki peluang besar untuk membangun ekosistem industri hijau, termasuk rantai industri terkait baterai dan kendaraan listrik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 18.41
Pusat Data hingga Kendaraan Listrik Dorong Lonjakan Permintaan Energi di Indonesia
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 08.20
Menjadikan transisi rendah karbon sebagai mesin industrialisasi
Berita terkait
Cara Merawat Mobil Listrik yang Aman agar Baterai Awet
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.10
Refleksi Tentang Pilar dan Landasan Menuju Indonesia Maju
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.58
Kejar Produksi 1 Juta Motor Listrik, Prabowo Siapkan Insentif untuk Industri Lokal
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 18.40
Mau Genjot Kendaraan Listrik, Prabowo Ungkap RI Impor BBM Rp 500 T per Tahun
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.58