Keluarga Serahkan Proses Pengusutan Penyebab Kematian Sutrimo ke Polisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga almarhum Sutrimo melaporkan kematian pria asal Desa Wlahar, Kabupaten Banyumas, ke Polresta Banyumas. Laporan bernomor STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH itu diserahkan penuh kepada penyidik tanpa menunjuk pihak tertentu sebagai terlapor. Kuasa hukum keluarga, Aan Rohaeni, menyatakan laporan diambil setelah keluarga berdiskusi selama dua hari dan mempertimbangkan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
Keluarga awalnya tidak menemukan kecurigaan saat jenazah tiba di rumah. Namun, berita simpang siur yang mengganggu lingkungan Desa Wlahar mendorong keluarga meminta kepastian hukum. Keluarga telah menerima KTP, uang santunan Rp 20 juta, dan surat keterangan dari rumah sakit, namun ponsel Sutrimo belum diterima. Sutrimo tewas dengan mulut berbusa di depan Klinik Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penyebab kematian masih disidik kepolisian. Keluarga bersedia kooperatif termasuk untuk autopsi jika diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 18.38
LPSK Jemput Bola Lindungi Keluarga Sutrimo
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.15
Keluarga Minta Polisi Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 10.30
Keluarga Lapor Polisi Minta Kepastian Hukum Soal Kematian Sutrimo
Berita terkait
Kesaksian Pengacara Keluarga Saat Makam Sutrimo Diekshumasi Polisi
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.52
Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Lab
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.23
Ekshumasi Jasad Sutrismo Digelar Hari Ini, Keluarga Tak Hadir
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 05.08
Pemilu 2029 Dipisah, Mengapa Aturan Pelaksana Belum Beres?
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.09