Kemenkes tingkatkan kesiapsiagaan respons insiden lab wabah di Russia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan Indonesia meningkatkan kesiapsiagaan respons insiden lab wabah pasca kematian pekerja di laboratorium wabah Russia yang diduga akibat pneumonia. Hingga 5 Oktober 2024, belum ada notifikasi resmi melalui IHR NFP atau WHO EIS. Di Bali, bandara dan pelabuhan internasional menerapkan pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP), observasi gejala, risk based assessment (RBA) pada alat angkut, serta surveilans tikus dan pinjal pada tikus. Sekitar 200 orang yang berkontak dengan korban di Russia diobservasi medis. Kemenkes mengimbau masyarakat memantau perkembangan kasus global dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 12.08
Wabah dari Laboratorium Rusia Picu Efek Berantai, Ratusan Orang Dikarantina hingga Industri Waspada
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 21.00
Negara ini Dilanda Wabah Ebola Terbesar, Korban Tewas Tembus 4.000
Berita terkait
Tren kasus pneumonia di Jakbar naik drastis pada triwulan ketiga 2026
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 20.05
Virus Mematikan Menyebar, Tim Pemakaman Jadi Sasaran Kemarahan Warga
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.30
Kasus Pneumonia Melonjak di Pontianak Akibat Kabut Asap
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 05.47
Wabah Ebola di Kongo Tembus 5.500 Kasus, Negara Tetangga Perketat Pengawasan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.04