Kemenkum Bali Ikut Evaluasi Kinerja Pembinaan Hukum, Ini Kata Kakanwil Eem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum) Bali mengikuti Rapat Peningkatan Kinerja pada Kegiatan Pembinaan Hukum di Wilayah Semester I Tahun 2026 secara virtual pada 4 Agustus. Rapat dibuka oleh Kepala Pusat Pemantauan, Peninjauan, dan Pembangunan Hukum Nasional Rahendro Jati, yang menekankan pentingnya akuntabilitas dan komitmen seluruh jajaran untuk memenuhi target Perjanjian Kinerja.
Evaluasi kinerja didasarkan pada empat Indikator Kinerja Kegiatan utama: analisis peraturan daerah, bantuan hukum, pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), serta keaktifan Pos Bantuan Hukum (Posbankum). Sebanyak 33 Kantor Wilayah dikelompokkan ke dalam tiga kategori (Tipe A, B, dan C) berdasarkan beban kerja pembinaan hukum untuk menjamin objektivitas penilaian.
BPHN mencatat tren peningkatan kinerja yang signifikan dari Triwulan I menuju Semester I Tahun 2026. Dari 33 Kantor Wilayah yang dievaluasi, 24 berhasil meraih predikat Sangat Baik, sedangkan 8 memperoleh predikat Baik, menunjukkan kemajuan dalam pelaksanaan pembinaan hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.03
Menhub Evaluasi Operator KM Mutiara Sentosa Buntut Dua Kali Kecelakaan
Berita terkait
Kemenkum NTB Bahas Evaluasi Aturan Notaris, Kepala BSK Sorot Data Berkualitas
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 17.18
Kemenkum NTB Evaluasi Perda Perumahan hingga Daerah, Masuk Propemperda 2026–2027
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 16.49
Kemenkum NTB Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum, Dorong Kebijakan Lebih Responsif ??
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 17.11
Sekjen DPD RI Tekankan Evaluasi Jadi Budaya Kerja untuk Tingkatkan Kinerja
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.13