Kementan perkuat pengendalian penyakit hewan usai temuan kasus antraks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengendalian antraks di Gunungkidul setelah ditemukannya kasus positif Bacillus anthracis di Kalurahan Dadapayu. Tim kesehatan hewan bersama pemerintah daerah melakukan penyelidakan epidemiologi pada 11 September 2026, disinfeksi kandang, pengobatan 88 ekor kambing dan 11 ekor sapi, serta vaksinasi pada 28 September. Hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Veteriner (BBV) Wates memastikan diagnosis, mendukung koordinasi lintas sektor. Masyarakat diminta tidak menyembelih atau mengonsumsi ternak sakit, segera melaporkan kejadian, serta mengikuti arahan petugas. Pengawasan, vaksinasi, dan edukasi terus dilakukan untuk mencegah penyebaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.15
Gunungkidul Endemik Antraks, drh. Mirjawal Ingatkan Bahaya Tradisi Brandu
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 07.00
Makan Kambing yang Mati karena Sakit, 4 Warga Gunungkidul Positif Antraks
Berita terkait
Vaksin Lintas Generasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 05.10
Kasus Ebola di Kongo Capai 6.757, Korban Meninggal 3.267 Orang
VOI · 9 September 2026 pukul 22.30
Ledakan Ebola di RD Kongo Capai 6.757 Kasus
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.02
Dirut BPJS Sebut Kesehatan Masyarakat Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 19.54