Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kepala BGN Minta Maaf Marak Kasus Keracunan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta maaf atas maraknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di berbagai daerah, termasuk Jepara, Yogyakarta, Jayapura, dan Semarang. Dalam konferensi pers di Kantor BGN pada Jumat (7/8/2026), ia menyampaikan rasa prihatin terhadap banyaknya kasus keracunan makanan yang melibatkan sejumlah sekolah dan dapur MBG. BGN telah mencatat dan memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus tersebut, termasuk di SMKN 6 Semarang dan Distrik Depapre, Jayapura, Papua. Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono turun langsung ke Jayapura untuk memastikan penanganan terhadap para korban, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri.

Untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan, BGN menyiapkan sanksi tegas bagi kepala dapur yang terlibat keracunan. Setiap ada kasus keracunan, dapuk akan disuspend, tim investigasi akan dikirim, dan sampel akan diuji oleh Dinas Kesehatan. Kepala dapur yang dicopot akan dinonaktifkan, dan jika terlibat kasus berulang, BGN akan mengusulkan pemberhentian statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui Badan Kepegawaian Negara. Selain sanksi, BGN juga sedang melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap program MBG dengan melibatkan para ahli gizi, keamanan pangan, dan chef profesional untuk meningkatkan tata kelola program tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait