Kepala BGN soal Keracunan MBG Sidoarjo: Ini Kelalaian yang Disengaja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan kasus keracunan massal santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggul Angin, Sidoarjo setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kelalaian yang disengaja. Menurutnya, aturan dan juklak-juknis telah diberikan, namun pelaksanaan di lapangan tidak sesuai. Ia menegaskan sanksi yang akan diterapkan bukan hanya berupa pemberhentian, tetapi juga potensi tindak pidana jika terbukti ada unsur pidana. Sudaryono menjelaskan kronologi kasus dimulai ketika ahli gizi dan tenaga SPPG tidak melabeli semua ompreng dengan benar. Dalam kasus ini, hanya satu dari banyak ompreng yang diberi label, dan informasi pada label mengenai waktu makanan matang tidak akurat. Makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 10.00 justru dikirim ke sekolah setelah pukul 11.00 dan dikonsumsi setelah pukul 12.00, sehingga menyebabkan keracunan massal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 02.03
34 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di RS
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 16.39
BGN Investigasi Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.30
Ratusan Orang Keracunan MBG, 80 Orang Masih Dirawat
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.20
512 Orang Keracunan MBG di Sidoarjo, BGN Suspend SPPG Talang Angin
Berita terkait
Penyebab Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.09
Kepala BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Papua: Masaknya Kecepetan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.17
Kasus MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 10.59