Penyebab Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami keracunan setelah menyantap makan bergizi gratis (MBG) yang basi. Deputi BGN Ketut Sumedana menyatakan penyebabnya adalah kelalaian pada SOP pendistribusian MBG, sehingga makanan diberikan lebih dari 4 jam setelah dimasak tanpa pengawet, memungkinkan bakteri berkembang cepat. BGN sudah membuat aturan pengawasan MBG dua kali sehari, namun banyak petugas SPPG tidak mematuhi. Dari 512 santri yang terkena, 80 masih dirawat dan 312 sudah sembuh. SPPG Sidoarjo dan Talang Angin suspended 30 hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 11.17
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 10.59
Kasus MBG Sidoarjo, BGN Tak Akan Bantu Jika Ada Unsur Pidana
Detik.com · 3 September 2026 pukul 02.03
34 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di RS
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 16.39
BGN Investigasi Ratusan Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Berita terkait
Kepala BGN soal Keracunan MBG Sidoarjo: Ini Kelalaian yang Disengaja
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.14
Ratusan Orang Keracunan MBG, 80 Orang Masih Dirawat
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 14.30
34 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Masih Dirawat, Kondisi Dilaporkan Membaik
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 10.35
BGN Temukan Kelalaian Disengaja Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Bisa Dipidana
JawaPos · 3 September 2026 pukul 10.30