Kepala BPOM Paparkan Neuroleadership dan AI di Tsinghua University China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat mempercepat proses penemuan dan pengembangan obat serta meningkatkan efisiensi pengawasan obat. AI digunakan untuk pengujian praklinis, simulasi, dan analisis data besar seperti deteksi partikel, protein, dan reseptor. Taruna Ikrar berbicara di Beijing saat menghadiri seminar kesehatan yang diselenggarakan Tsinghua University, bertemu dengan National Medical Products Administration (NMPA) China, dan berinteraksi dengan pelaku industri medis. Pengembangan obat baru melibuh proses panjang dari identifikasi molekul hingga uji klinis fase I-III pada manusia. AI dapat diterapkan di berbagai tahapan ini untuk memproses data dalam skala besar secara lebih efisien. Taruna Ikrar menekankan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya mempercepat riset, tetapi juga mendukung pengawasan yang lebih efektif di sektor kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
Masuk Program Karier Hilton Lebih Susah Dibanding Harvard, Ini Penyebabnya
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.31
Krisis RAM Menggila Gara-gara AI, Harga HP Terancam Makin Mahal
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.00
Amerika Serikat Siaga Petaka Besar, China Langsung Gaspol
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.00
Jelang Pertemuan AS-China, Negara Kekuatan Tengah Bersiasat
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.32