Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Kepala BPOM Paparkan Neuroleadership dan AI di Tsinghua University China

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat mempercepat proses penemuan dan pengembangan obat serta meningkatkan efisiensi pengawasan obat. AI digunakan untuk pengujian praklinis, simulasi, dan analisis data besar seperti deteksi partikel, protein, dan reseptor. Taruna Ikrar berbicara di Beijing saat menghadiri seminar kesehatan yang diselenggarakan Tsinghua University, bertemu dengan National Medical Products Administration (NMPA) China, dan berinteraksi dengan pelaku industri medis. Pengembangan obat baru melibuh proses panjang dari identifikasi molekul hingga uji klinis fase I-III pada manusia. AI dapat diterapkan di berbagai tahapan ini untuk memproses data dalam skala besar secara lebih efisien. Taruna Ikrar menekankan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya mempercepat riset, tetapi juga mendukung pengawasan yang lebih efektif di sektor kesehatan.

Berita terkait