Tsunami Kebangkrutan Hantam Jepang, 1.000 Usaha Tumbang 2 Bulan Beruntun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badai kebangkrutan menerjang Jepang pada Juli 2026 dengan 1.028 perusahaan gulung tikar, naik 6,9% yoy. Ini adalah bulan kedua berturut-turut ratusan usaha bangkrut. Kekhawatiran utama: karena keduanya. Kekurangan tenaga kerja mencapai rekor 63 kasus, termasuk 36 kasus kenaikan biaya personel 2x lipat. Kenaikan harga (93 kasus) juga mencatat rekor tertinggi sejak 2022, didorong lemahnya yen. Zentoshin, penyelesaian cepat kartu kredit untuk UMKM restoran/ritel, gulung tikar dengan kewajiban 115,16 miliar yen. Total kewajiban perusahaan bangkrut Juli 2026 mencapai 236,3 miliar yen (Rp 26,22 triliun), lonjak 41,4% yoy.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 03.45
Lebih dari 1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut, Tumpuk Utang Rp26,4 T
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.15
Jumlah Perusahaan Bangkrut di Jepang Capai 1.028, Kurang Tenaga Kerja Jadi Sebab
Berita terkait
Jepang Dihantam Badai Kebangkrutan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.00
Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.10
Peluang Kerja Terbuka Lebar, Pemprov Jateng Siapkan Pengemudi Andal ke Jepang
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.11
Kepolisian Jepang Pertimbangkan Lebih Banyak Pekerja Asing di Sektor Keamanan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.05