Kesepian dan Isolasi Sosial Terbukti Mengubah Cara Otak Merespons Alkohol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian ilmu saraf terbaru mengungkapkan bahwa isolasi sosial dan rasa kesepian tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga mengubah struktur biologi otak. Kurangnya interaksi sosial dapat mengubah cara sirkuit otak merespons alkohol, meningkatkan risiko kecanduan atau gangguan penggunaan alkohol (alcohol use disorder). Perubahan ini terjadi pada wilayah otak yang mengatur stres dan motivasi, seperti amigdala dan nukleus akumbens, di mana sistem imbalan otak menjadi lebih peka terhadap alkohol sebagai zat eksternal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 20.04
Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung dan Stroke hingga 32 Persen
Berita terkait
Curhat Mahasiswi Tiongkok usai Pacar Virtualnya Dimatikan karena Kekhawatiran Dampak AI
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.13
Polling: Apa yang Kamu Lakukan untuk Mengusir Kesepian?
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.35
Kesepian Bisa Melanda Siapa Saja: Cukup Didengar untuk Merasa Tak Sendirian
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 08.00
1 dari 6 Orang di Dunia Alami Kesepian, Psikolog Ungkap Cara Mengatasinya
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.05