Ketua JKSN Minta Pemilihan AHWA di Muktamar NU Dilakukan Terbuka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) KH Asep Saifuddin Chalim meminta proses penentuan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dilakukan secara transparan. Dalam pertemuan di Jombang, ia menyoroti mekanisme pengumpulan suara muktamirin yang menggunakan kertas dan kotak, lalu mengusulkan agar proses ini dilakukan terbuka. Kiai Asep menekankan agar muktamirin dapat menuliskan suara secara bebas tanpa pengaruh dari pihak manapun, serta proses perhitungan suara dilakukan di tempat yang sama dengan pengumpulannya agar menciptakan rasa percaya. "Suara-suara untuk AHWA itu ditulis di tempat dengan terlebih dahulu diarahkan untuk bebas menuliskan. Jangan ada pengaruh," katanya. "Setelah suara itu dimasukkan ke dalam kotak di tempat itu pula dibuka bersama, dibacakan bersama," tambahnya. Menurutnya, penentuan anggota AHWA penting bagi keberlangsungan Muktamar NU, sehingga prosesnya harus mencerminkan aspirasi seluruh muktamirin. Namun, Kiai Asep juga menyampaikan keberatan terkait potensi tidak masuknya sejumlah ulama senior ke dalam jajaran AHWA, termasuk KH Ma'ruf Amin dan KH Mustofa Bisri. Dia menilai kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh tersebut penting untuk menjaga kredibilitas dan representasi AHWA. Muktamar NU ke-35 ini dijadwalkan akan dilaksanakan, dan isu transparansi dalam penentuan AHWA menjadi sorotan terpenting dalam kongres keagamaan terbesar di Indonesia ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 18.40
Muktamar NU: Mekanisme Pemilihan Ketum Belum Final, antara Voting atau AHWA
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Muktamar NU: 5 Caketum Sepakat Pemilihan via AHWA, Kiai Zulfa Ungkap Alasannya
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 12.08
Melihat Tempat Penyimpanan Kotak Suara AHWA di Arena Muktamar ke-35 NU
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.49
Tatib Muktamar dan Pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU Dibahas Terpisah
Berita terkait
Siap Buka Data, KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah dalam Muktamar
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.08
Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.39
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Interupsi, Mekanisme Pemilihan Ketum Jadi Sorotan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.54
Ma’ruf Amin Minta Pemilihan AHWA Muktamar NU Tak Berdasarkan Pesanan
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.51