Muktamar NU: Mekanisme Pemilihan Ketum Belum Final, antara Voting atau AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU belum final. Dua opsi sedang dipertimbangkan: pemilihan langsung melalui one man one vote atau menggunakan mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Pembahasan ini memakan waktu cukup lama akibat perbedaan pendapat di kalangan muktamirin. Opsi pertama mempertahankan sistem lama dengan musyawarah mufakat, dan jika tidak tercapai, dilakukan voting one man one vote. Opsi kedua mengusulkan AHWA dengan lima langkah: musyawarah mufakat, jika gagal dilanjutkan ke AHWA, calon dijaring melalui pemungutan suara dengan peserta memilih hingga lima calon, lima nama terbanyak ditetapkan sebagai calon akhir, dan AHWA memilih salah satunya setelah persetujuan Rais Aam terpilih. Kedua opsi belum diputuskan dan akan dilanjutkan melalui voting pada sidang pleno berikutnya setelah salat dan makan malam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 18.49
Tatib Muktamar dan Pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU Dibahas Terpisah
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.54
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Interupsi, Mekanisme Pemilihan Ketum Jadi Sorotan
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.32
Ketua JKSN Minta Pemilihan AHWA di Muktamar NU Dilakukan Terbuka
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.08
Siap Buka Data, KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah dalam Muktamar
Berita terkait
Muktamar NU: 5 Caketum Sepakat Pemilihan via AHWA, Kiai Zulfa Ungkap Alasannya
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
KH Zulfa Mustofa Sebut 5 Caketum Sepakat Usul Pemilihan Ketum lewat AHWA
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Muktamar NU Sepakat Larang Rais Aam-Ketum Rangkap Jabatan Politik
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 12.56
Melihat Tempat Penyimpanan Kotak Suara AHWA di Arena Muktamar ke-35 NU
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 12.08