Muktamar ke-35 NU Diwarnai Interupsi, Mekanisme Pemilihan Ketum Jadi Sorotan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334889/original/019981700_1787903485-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_2.46.25_PM.jpeg)
Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jumat (28/8/2026), sempat terganggu oleh interupsi peserta. Perwakilan PCNU Rembang, Nurhalim, meminta penjadwalan ulang, sementara Muzammil mempertanyakan landasan hukum pelaksanaan Muktamar ke-35, khawatir tidak sesuai mandat Muktamari ke-34. Prof. Nuh menjelaskan bahwa perubahan mekanisme pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum didasarkan pada mandat Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar di Ploso, sehingga harus dibahas dalam Muktamar ini. Meski terganggu, para muktamirin akhirnya menyepakati tata tertib dan melanjutkan sidang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.39
Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.51
Ma’ruf Amin Minta Pemilihan AHWA Muktamar NU Tak Berdasarkan Pesanan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.04
Muktamar NU: Ini Penjelasan Gus Yahya tentang Mekanisme Pengusulan AHWA
Berita terkait
Jelang Muktamar NU, PCNU se-Solo Raya Tolak Politik Uang, Usul Surat Ahwa Diserahkan Jelang Pemilihan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.30
Gus Ipul Tegaskan Mekanisme Pengusulan AHWA Telah Diatur dalam AD/ART
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.08
Forum Ulama Tolak 'Serangan Fajar' dalam Muktamar ke-35 NU
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.29
Jelang Muktamar NU, Ma’ruf Amin Minta Jangan Ada Transaksi dalam Pemilihan AHWA
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.53