Tatib Muktamar dan Pemilihan Rais Aam dan Ketum PBNU Dibahas Terpisah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334864/original/085736300_1787901831-IMG_20260827_145959_153.jpg)
Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, pada Jumat (28/8/2026), menyepakati untuk memisahkan pembahasan tata tertib persidangan dan tata tertib mekanisme pemilihan Rais Aam serta Ketua Umum PBNU. Keputusan ini diambil melalui musyawarah mufakat setelah terdapat perbedaan pandangan mengenai apakah kedua hal tersebut harus dibahas dalam satu paket atau secara terpisah. Dengan pemisahan ini, mekanisme pemilihan pucuk pimpinan PBNU dapat dibahas lebih fokus dan mendalam.
Koordinator Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU, KH Miftah Faqih, menjelaskan bahwa pemisahan ini merupakan jalan tengah dari pandangan yang berbeda. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian alami dari proses permusyawaratan yang dilakukan dengan tradisi keulamaan di lingkungan NU. Setelah dipisahkan, aturan mengenai mekanisme pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU akan dibawa ke Sidang Komisi Bidang Organisasi untuk pembahasan lebih lanjut.
Rais Syuriah sekaligus Sekretaris Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Prof Mohammad Nuh, menyampaikan bahwa Steering Committee telah menyiapkan dua alternatif mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU. Opsi pertama mengikuti pola yang pernah digunakan dalam beberapa muktamar sebelumnya, sementara opsi kedua berkaitan dengan usulan pemilihan melalui anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Panitia juga telah mengamankan dokumen berisi nama-nama yang diusulkan sebagai anggota AHWA, yang dikumpulkan sejak registrasi dari pengurus cabang dan wilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.39
Gus Ipul Singgung Muktamar NU 15 Tahun Lalu: Rais Aam Dipilih Lewat AHWA
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.51
Ma’ruf Amin Minta Pemilihan AHWA Muktamar NU Tak Berdasarkan Pesanan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.04
Muktamar NU: Ini Penjelasan Gus Yahya tentang Mekanisme Pengusulan AHWA
Berita terkait
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Interupsi, Mekanisme Pemilihan Ketum Jadi Sorotan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.54
Jelang Muktamar NU, PCNU se-Solo Raya Tolak Politik Uang, Usul Surat Ahwa Diserahkan Jelang Pemilihan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 18.30
Gus Ipul Tegaskan Mekanisme Pengusulan AHWA Telah Diatur dalam AD/ART
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.08
Forum Ulama Tolak 'Serangan Fajar' dalam Muktamar ke-35 NU
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.29