Ketua Parlemen Iran Kecam Menhan-Menkeu AS: Mereka Gerombolan Badut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bagher Ghalibaf, mengecam keras para pejabat Amerika Serikat (AS) karena menekan Iran demi mendapatkan konsesi yang tidak pernah termasuk dalam kesepakatan sebelumnya. Dalam unggahan di media sosial, Ghalibaf menyatakan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth tidak kompeten untuk posisinya, dan membandingkan para pejabat AS dengan 'gerombolan badut' yang tidak bisa memecahkan masalah yang telah mereka ciptakan. Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman melalui mediator dari Pakistan dan Qatar untuk mengakhiri permusuhan dan memulai perundingan. Namun, perundingan ini kemudian macet akibat perselisihan mengenai ketentuan nota kesepahaman dan masalah pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor energi global. Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa tidak ada jadwal negosiasi dengan Iran dan kebijakan militer AS tidak akan berubah, termasuk blokade angkatan laut di Selat Hormuz yang tetap berlaku. Trump juga mengklaim bahwa Selat Hormuz terbuka dan beroperasi dengan semua ranjau laut telah disingkirkan, sambil memposting peta di Truth Social yang menandai Selat Hormuz sebagai 'wilayah baru AS'.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.09
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 17.15
Ghalibaf: Selat Hormuz akan Tetap Ditutup hingga AS Penuhi Ketentuan MoU
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.57
Gencatan Senjata Berakhir, Iran Isyaratkan Siap Hadapi Invasi Darat AS
Berita terkait
Bocorkan Isi Perundingan, Dubes AS Sebut Iran Prioritaskan Urusan Duit
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.08
Iran Ancam Lancarkan Serangan di Selat Hormuz Jika Negosiasi AS Gagal!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.09
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 90, Iran dan AS Saling Ancam
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 07.40
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35