KH Zulfa Mustofa Sebut 5 Caketum Sepakat Usul Pemilihan Ketum lewat AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa bersama empat kandidat lainnya sepakat mengusulkan pemilihan Ketua Umum PBNU melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-35 NU. Menurut Zulfa, mekanisme AHWA menggabungkan proses pemilihan dan seleksi, di mana lima nama calon diajukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kemudian diseleksi oleh Rais Aam bersama AHWA. Zulfa menilai sistem ini memperkuat supremasi Syuriyah dalam mengawal kepemimpinan Tanfidziyah, sekaligus memungkinkan evaluasi terhadap Ketua Umum Tanfidziyah jika melakukan pelanggaran terhadap kebijakan Syuriyah.
Zulfa juga menyinggung dinamika proses menuju Muktamar yang belum menentu, termasuk isu pemberian dan praktik yang tidak transparan. Ia berharap mekanisme AHWA dapat mencegah praktik karantina atau penculikan terhadap peserta Muktamar, sehingga proses berlangsung lebih teduh dan demokratis.
Sementara itu, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa mekanisme AHWA mas masih berupa draf materi yang disepakati dalam Munas dan Konbes. Panitia Muktamar belum mengambil keputusan final, dengan dua opsi yang masih dibahas: one man one vote dan melalui AHWA.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 18.07
Muktamar ke-35 NU Tetapkan Sistem AHWA untuk Tentukan Rais Aam
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 19.15
Voting Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU: Ada 2 Opsi yang Akan Dipilih
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.52
Melihat Kotak Suara Ahwa Muktamar NU Dijaga Ketat di Tambakberas
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.31
Muktamar NU Belum Putuskan Cara Pilih Ketum
Berita terkait
KH Zulfa Mustofa Ungkap Ada 6 Caketum PBNU di Muktamar, 1 Nama Belum Disebut
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 18.15
Muktamar NU: 5 Caketum Sepakat Pemilihan via AHWA, Kiai Zulfa Ungkap Alasannya
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Sidang Komisi Muktamar Ke-35 NU, Bahas Aturan Pemilihan Ketum-Rangkap Jabatan
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 10.59
Forum Ulama Nahdliyyin Desak Perubahan Kepemimpinan PBNU Menjelang Muktamar ke-35
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 16.23