Klaim Manfaat Menyesatkan, 159 Iklan Obat dan Suplemen Ditindak BBPOM Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BBPOM Surabaya menemukan 159 iklan obat bahan alam dan suplemen kesehatan yang melanggar ketentuan selama periode Januari hingga Agustus 2026. Pelanggaran utama berupa klaim manfaat berlebihan yang berpotensi menyesatkan konsumen. Temuan ini tersebar di berbagai media, dengan jumlah ketidaksesuaian terbanyak ditemukan pada kanal digital seperti media sosial, website, dan e-commerce.
Menanggapi hal tersebut, BBPOM Surabaya menjalankan program PROGRESIF untuk memberikan pembinaan kepada 30 pelaku usaha di Jawa Timur. Para pelaku usaha didampingi untuk memperbaiki iklan serta penandaan produk agar sesuai aturan. Langkah ini dilakukan karena iklan menjadi faktor krusial bagi masyarakat dalam memilih produk kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
BPOM dan Unhan Siapkan SDM Farmasi Unggul untuk Daerah 3T
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 18.08
Terima Suap, Eks Kepala Badan Pengawas Makanan China Dibui 14 Tahun
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.39
BPOM Temukan 31 Obat Berbahan Alam Ilegal, Mengandung BKO dan Tak Punya Izin Edar
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 13.57
BPOM ungkap 31 nama obat herbal hingga suplemen kesehatan ilegal
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 19.17