Menhub Evaluasi Operasional Kereta Api RI Usai Temuan KNKT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana perkeretaapian menyusul kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL TM6000 di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan terkait penyebab kecelakaan, karena proses investigasi dan hukum masih berlangsung. Langkah perbaikan akan mengacu pada rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Dudy menegaskan bahwa evaluasi operasional tidak hanya menyangkut SDM, tetapi juga aspek teknis lainnya yang akan dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersama KAI. Proses investigasi keselamatan dilakukan oleh KNKT, sementara kepolisian menangani aspek pidana. Pemerintah akan mengikuti hasil dari kedua proses tersebut dan menjalankan rekomendasi yang menjadi kewenangan masing-masing pihak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.08
Komisi V DPR Soroti Persinyalan soal Kecelakaan KRL Vs KA Anggrek
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 14.50
Kecelakaan Argo Bromo, Menhub Pastikan Rekomendasi KNKT Ditindaklanjuti
kumparan · 30 September 2026 pukul 14.50
Komisi V Nilai Kemenhub Harus Tanggung Jawab soal Sinyal di Kasus KA vs KRL
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 14.50
Respons Menhub soal Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka
Berita terkait
Masinis Tersangka Kecelakaan Kereta Argo Bromo, Ini Respons Menhub
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.23
Menhub Bakal Tindaklanjuti Rekomendasi KNKT soal Kecelakaan KA Anggrek
Detik.com · 30 September 2026 pukul 13.00
Respons Menhub soal Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan di Bekasi
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.09
Respons Keluarga Korban KA Argo Bromo vs KRL soal Masinis Jadi Tersangka
kumparan · 30 September 2026 pukul 11.03