Komdigi Ingatkan Ancaman Ekstremisme Kini Menyusup Lewat Algoritma Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperingatkan bahwa ancaman ekstremisme kini menyusup lewat kanal digital sehari-hari, bukan hanya jaringan tertutup. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar menyatakan perubahan terbesar terletak pada jalur distribusinya, yaitu melalui algoritma yang menyebarkan konten ke platform sosial media dan hiburan. Konten ekstremisme kini dikemas menggunakan bahasa, format, dan estetika familiar sehingga sulit dikenali, termasuk yang dikonsumsi anak-anak dan generasi muda. Upaya ini menekankan pentingnya mewaspadai konten yang menyamar sebagai hiburan biasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.30
Internet Disebut Mati 25–27 September, Komdigi: Jangan Panik!
Berita terkait
Daftar 25 PSE Terancam Diblokir Komdigi, Ada Whoosh-Lion Air
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.30
Komdigi Minta 25 PSE Segera Penuhi Kewajiban Pendaftaran
JawaPos · 17 September 2026 pukul 12.31
22 Platform Digital Berisiko Tinggi bagi Anak Versi Komdigi, Berikut Daftarnya
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 21.47
250 Juta Orang Indonesia Jadi Pengguna Internet Aktif
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.47