Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kondisi Kian Sulit, Raksasa Otomotif Ini Mau PHK Ribuan Karyawan

BMW, produsen mobil raksasa asal Jerman, mengumumkan akan memangkas ribuan karyawan melalui program pengunduran diri sukarela hingga akhir 2027. Program ini menyasar divisi administrasi dan pengembangan, dengan perkiraan sekitar 8.000 pekerja akan terdampak, sementara operasional produksi tidak termasuk dalam rencana. Saat ini, BMW mempekerjakan sekitar 150.000 karyawan di seluruh dunia.

Langkah ini dilakukan di tengah tekanan besar pada industri otomotif Jerman, termasuk biaya transisi mahal ke kendaraan listrik, persaingan ketat dari produsen China, serta tarif impor Amerika Serikat. Perusahaan seperti Volkswagen dan Mercedes-Benz sebelumnya juga telah memangkas puluhan ribu pekerja, sementara Porsche dan Audi sedang melakukan restrukturisasi serupa dengan pemangkasan tenaga kerja signifikan.

Meski BMW sebelumnya dianggap relatif stabil, kondisi pasar yang memburuk, terutama di China, memaksa perusahaan memangkas proyeksi labanya. CEO Milan Nedeljkovic menegaskan bahwa industri otomotif mengalami perubahan mendasar, dan langkah efisiensi diperlukan untuk meningkatkan profitabilitas. Pengumuman ini muncul sehari sebelum BMW merilis laporan keuangan kuartal kedua.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait